Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Reinterpretating-Religious-Architecture-Church-of-Saint-Francis-of-Assisi-by-Oscar-Niemeyer-Homesthetics-1
Sumber : http://homesthetics.net/

Brazil merupakan negara yang dikenal sebagai negara sepakbola yang disegani di seluruh dunia. Namun, tahukah sobat jika di Brazil terdapat karya arsitektur megah karya sang arsitek hebat, Oscar Niemeyer? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Biografi

Oscar Niemeyer adalah arsitek hebat kelahiran Rio de Janeiro,  tanggal 15 Desember 1907. Beliau merupakan salah satu dari arsitek asal Brazil yang terkenal dengan karya-karya arsitekturnya yang progresif dan atraktif, sobat! Niemeyer menamatkan pendidikan arsitekturnya di Escola Nacional de Belas Artes (National School of Fine Arts) di Rio de Janeiro pada tahun 1934, sebelum memulai karir arsitekturnya pertama kali di sebuah firma arsitektur lokal yang dikelola oleh Lucio Costa dan rekan-rekannya.

Salah satu momen penting dalam karirnya adalah ketika pada tahun 1956 ia ditunjuk langsung oleh  Juscelino Kubitschek, presiden Brazil kala itu, untuk memimpin proyek pembangunan ibukota Brazil yang baru, yakni Brasilia (sebelumnya Rio de Janeiro). Bekerjasama dengan Lucio Costa –mentornya dulu- Niemeyer mengerjakan desain untuk beberapa bangunan utama yang akan menghiasi wajah kotanya, antara lain : Church of St Francis, The Cathedral of Brasilia, dan The Palacio da Alvorada.

Sumber : http://www.wikiwand.com/
Sumber : http://www.wikiwand.com/

Estetika Menembus Batas

Niemeyer dan karya arsitekturnya mempunyai hubungan yang luar biasa, sobat! Karya-karyanya yang notabene dibangun puluhan tahun silam itu terasa begitu futuristis, bahkan untuk dinikmati pada era milenium di jaman sekarang ini. Desain yang begitu indah dengan unsur/elemen estetika yang out-of-the box membuat Brasilia di masa lalu terasa lebih maju dari jamannya. Niemeyer memang menaruh perhatian yang lebih terhadap aspek estetika dalam proses berarsitekturnya. Bahkan, demi mewujudkan sebuah karya yang memenuhi ideal keindahannya, ia tidak ragu bila harus mengubah rancangannya pada menit-menit terakhir. Menurutnya, kepekaan estetika adalah hal mendasar yang harus dimiliki oleh setiap arsitek. Meskipun demikian, banyak orang yang memiliki pandangan yang berbeda-beda terkait keindahan. Bagi Niemeyer sendiri, sesuatu dapat disebut indah jika ia mampu membuat perasaan orang yang mengamatinya tergugah dan tergerak. Karena itulah ia menekankan pentingnya kehadiran unsur “kejutan” dalam karyanya. Element of surprise sangat penting dalam arsitektur sebagaimana dalam karya-karya seni yang lain. Prinsip-prinsip yang beliau yakini tersebut membuatnya sukses merancang gedung-gedung yang selalu menarik perhatian dengan keindahan yang terkesan melampaui jamannya.

“Architecture has to be pretty. It has to amaze; to be a masterpiece. I always try to bring beauty and amazement.” –   Oscar Niemeyer.

 Karya Arsitektur

The Cathedral of Brasilia

Lokasi : Brasilia, Brazil

Tahun : 1960

Style : Modern-Futuristics Architecture

Gereja ini dibangun dengan diameter kubah sebesar 70m di bagian bawah dengan ditopang enam belas struktur kolom beton yang membentuk seperti kedua tangan yang mengarah ke langit yang disatukan dengan sebuah kubah di bagian atas untuk menggambarkan ekspresi seseorang sedang berdoa memohon sesuatu terhadap Tuhan.

Sumber : http://www.mapsofworld.com/
Sumber : http://www.mapsofworld.com/

Church of St Francis

Lokasi : Pampulha, Brazil.

Tahun : 1943

Konstruksi : Beton

Style : Organic Modern

Gereja ini dibangun dengan atap beton bergelombang dengan sistem konstruksi T-shape dan dihias elemen dekorasi ubin mural bergambar kehidupan kristus.

Sumber : http://homesthetics.net/
Sumber : http://homesthetics.net/

The Palacio da Alvorada (1958)

Bangunan ini dibangun dengan konsep akan keindahan lekukan bentuk tubuh seorang wanita, sobat! Dengan menggunakan material marmer, kaca dan elemen air di bagian depan maka tercipta sebuah ambiance bangunan yang elegan, megah namun kokoh karena The Palacio da Alvorada merupakan bangunan yang sengaja dibangun untuk menjadi istana/kantor pemerintahan di Brasilia, Brazil, mengingat The Palacio da Alvorada adalah bangunan pertama yang diresmikan di Brasilia sebelum Brasilia resmi menjadi ibukota di Brazil saat itu.

Sumber : https://commons.wikimedia.org/
Sumber : https://commons.wikimedia.org/