Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
1cdf5d5a0e3a1e57c0ae24c51a1663dd9a6a87a9
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Sobat berencana membuka toko baju bersama dengan sahabat, namun masih bingung dengan dekorasi dan desain toko yang menarik? Dua orang remaja asal Virginia ini memiliki sebuah toko baju ala vintage yang nampak simpel tapi sangat keren. Sobat bisa menjadikannya inspirasi juga lho. Intip yuk!

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Ashley, sebagai founder memiliki keinginan untuk membuka sebuah toko baju yang disesuaikan dengan selera dan hobinya selama ini. Dia sangat gemar mencari baju-baju koleksi lama atau biasa disebut vintage, dan karena itu dia bersama Paula, temannya berniat untuk membuat sebuah toko baju ala vintage.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Ashley ingin sebuah toko yang simpel, bersih dan praktis. Serta pencahayaan yang bagus agar dia tidak perlu menggunakan banyak cahaya lampu.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Maka jadilah sebuah toko baju yang tampil klasik, dengan lantai berwarna kecoklatan dan dinding yang dicat dengan warna pastel dan putih.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Jika diperhatikan, konsep toko yang dibuat Ashley menerapkan konsep rustic dengan penggunaan kayu sebagai perabotan, natural serta vintage dengan barang-barang yang antik dan warna pastel pada dinding. Selain baju, dia juga menjual barang-barang kecantikan seperti minyak esensial dan nail polish dengan warna-warna alam.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Baju yang dilipat dan disusun rapi di atas rak dari kayu yang dibuat sendiri oleh pengrajin kayu, serta gantungan dinding yang tampak hasil karya tangan yang cantik. Toko baju ini sangat klasik namun tidak  mengurangi daya tariknya.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Tanaman-tanaman penghias ruangan membuat ruangan tampil lebih segar, dan adanya karpet merah pastel juga ikut menyumbang keindahan ruangan. Jika Sobat perhatikan, baju-bajunya yang digantung disesuaikan dengan gradasi warna agar lebih menarik perhatian pengunjung.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Lihatlah, toko ini sebenarnya tidaklah luas, namun penataannya yang jenius serta maksimalnya pencahayaan dari sinar matahari membuatnya nampak lebih luas dari ukuran yang sebenarnya.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Selain tanaman yang diletakkan di atas permukaan datar dengan adanya pot, tanaman juga dibuat menggantung di dekat jendela agar mendapat penyinaran sempurna dari matahari. Konsep seperti ini memberikan kesan toko yang ramah dan menyambut pengunjung dengan penuh kesederhanaan namun tentu juga tetap keren.

Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/
Sumber: http://www.apartmenttherapy.com/

Selain menjual produk-produknya sendiri, Ashley juga memberikan kesempatan untuk pengrajin lokal untuk memamerkan produknya di toko miliknya. Salah satu produk yang banyak diminati adalah sabun buatan tangan, atau biasa disebut handmade soap. Biasanya sabun ini diproduksi untuk mereka yang memiliki kulit sensitif dengan bahan-bahan natural yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan sabun.

Sobat bisa menjadikan toko ini sebagai inspirasi untuk membuka usaha lho. Bagaimana Sobat, tertarik?

2 COMMENTS