Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Screen_Shot_2013-09-30_at_5.29.06_PM
Sumber: shopify.com

Sofa Sobat mulai rusak? Kerusakan sofa biasanya terjadi karena beberapa hal. Bisa karena kerusakan rangka, bantalan yang menipis, atau kain pelapisnya yang sudah rusak. Kerusakan kain pelapis biasanya berupa pengelupasan kain atau banyaknya noda yang membuat kain tersebut kusam.

Untuk mengatasi kerusakan pada pelapis ini, Sobat tidak perlu buru-buru membeli sofa baru. Sofa lama masih bisa dibawa ke tukang reparasi untuk dilakukan penggantian cover. Yang perlu Sobat lakukan adalah menyiapkan dana, memilih tukang reparasi yang berpengalaman, dan menentukan jenis kain yang tepat.

1. Kain katun

Sumber: alicdn.com
Sumber: alicdn.com

Kain katun sangat nyaman diduduki dan bahan ini juga tidak panas, cocok untuk kita yang tinggal di wilayah tropis. Karenanya, banyak sofa menggunakan kain ini sebagai cover. Kelemahannya adalah sangat mudah menyerap air dan mudah sobek.

2. Kain polyester

Sumber: http://www.flatfair.com
Sumber: http://www.flatfair.com

Kain polyester termasuk kain yang awet dan tidak mudah sobek. Pilihan warna dan motifnya pun beragam. Sayangnya, kain ini rentan pada cairan. Karenanya, polyester yang sering digunakan adalah jenis polyester campuran. Biasanya dicampur dengan rayon atau wool. Tetapi, polyester yang dicampur dengan wool lebih mudah mengelupas.

3. Rayon (viscose)

Sumber: http://clean-pro.co.uk
Sumber: http://clean-pro.co.uk

Bahan rayon/viscose biasanya dibuat menyerupai linen, katun, maupun sutra. Tetapi, bahan ini lebih murah dan tahan lama. Kekurangannya adalah bahan rayon lebih mudah mengerut dan terbakar. Beberapa produsen kain dari luar negeri sudah mengembangkan jenis kain rayon yang lebih berkualitas.

4. Kain nilon

Sumber: archiexpo.com
Sumber: archiexpo.com

Kain nilon untuk sofa juga umumnya merupakan nilon campuran, dengan bulu sintetis atau kain lainnya. Kain nilon memiliki daya tahan yang cukup tinggi dan tidak mudah mengelupas maupun memudar warnanya. Tetapi, kain ini mudah mengerut.