Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
36227cff12470dc3216ed81e9144713a
Sumber: Pinterest

Saat ini tingkat kesadaran orang akan manfaat warna semakin meningkat. Banyak orang yang percaya bahwa warna bisa mempengaruhi emosi atau biasa disebut psikologi warna. Skema warna bisa memberikan berbagai macam sensasi perasaan, bisa bebas merdeka, lapang, atau juga perasaan terkekang atau tertindas. Seharusnya skema warna yang ada dirumah adalah ekspresi dari kepribadian orang yang tinggal didalamnya, tetapi kadang-kadang orang merasa cemas dalam memilih skema warna.

Banyak yang berfikir ketika sebuah rumah atau ruangan dicat dan hasilnya tidak sesuai keinginan, sama dengan menghamburkan uang dengan percuma. Kekhawatiran itu sebaiknya disingkarkan dulu, karena kenyataannya pengecatan adalah cara paling ekonomis dalam merubah suasana rumah atau ruangan. Ada beberapa tips mudah yang bisa dilakukan dalam memilih skema warna dan mengecat, sehingga anda terhindar dari kesalahan.

Warna mempengaruhi bentuk sebuah ruangan

Warna dapat merubah ukuran dan bentuk sebuah ruangan. Warna gelap memberi kesan ruangan menjadi lebih kecil namun juga memberi kesan intim, sementara warna cerah memberi kesan luas. Sebuah contoh sederhana, jika Sobat memiliki rumah atau kamar yang sempit cobalah cat rumah atau ruangan kamar Sobat dengan warna putih.

Warna putih dengan kualitas reflektif akan membuat ruangan tampak lebih besar. Jika Sobat kurang suka dengan warna putih yang terlalu simple, cobalah warna ivory, cream atau light blue untuk interior ruangan yang berukuran kecil tadi. Sobat bisa mecoba berbagai warna cerah, sampai menemukan warna cerah yang paling cocok. Jangan khawatir, karena bereksperimen dengan warna tidak terlalu boros. Jika eksperimen skema warna ini berhasil, maka rumah Sobat akan tampak lebih hidup dan indah sekalipun itu adalah rumah berukuran kecil, just take some risk!

Sumber: http://www.wardloghome.com
Sumber: http://www.wardloghome.com

Pengaruh warna sangat kuat, para psikolog percaya bahwa warna sangat mempengaruhi mood atau suasana hati penghuninya. Pemilihan warna yang tepat pada ruangan, akan membuat penghuninya betah menghabiskan waktu untuk berada didalamnya. Berikut ini beberapa asosiasi warna berdasarkan pendapat dari para psikolog:

  • Kuning dianggap warna cerah, hangat dan ceria.
  • Biru dianggap tenang, menenangkan dan sejuk.
  • Hijau juga dianggap menenangkan, menentramkan dan alami.
  • Hitam yang halus, ramping dan elegan
  • Ungu tua menunjukkan kemegahan dan kemewahan, sedangkan ungu muda adalah feminin.
  • Putih menunjukkan kesan stylish, seperti warna abu-abu dan hitam, warna putih menguatkan efek warna lain.
  • Merah dan oranye yang menggairahkan, namun akan membuat seseorang merasa tidak nyaman jika ada terlalu banyak warna merah dan oranye terlalu dominan dalam sebuah ruangan.

Asosiasi warna seperti yang sudah ditulis di atas itu sebaiknya Sobat pertimbangkan ketika memilih skema warna untuk cat di ruangan. Perhatikan juga intensitas, komposisi warna dalam ruangan. Kombinasi antara warna ungu dan oranye memberi kesan mewah, sementara kombinasi antara kuning cerah dan buttermilk memberi kesan bahagia nan damai pada saat yang sama.

Sumber: http://hgtvhome.sndimg.com
Sumber: http://hgtvhome.sndimg.com

Uji coba sebelum membeli banyak cat

Warna-warna yang kita lihat sebenernya juga ditentukan oleh kondisi pencahayaan, terutama yang berada di dalam ruangan. Pilihlah berbagai macam sample cat dan pastikan mana yang paling cocok dalam interior ruangan berdasarkan pencahayaan dalam ruangan tersebut. Bila perlu lakukan uji patch, berupa sedikit polesan warna pada dinding sebelum membeli cat dalam jumlah banyak. Cobalah biasakan diri untuk tinggal dalam ruangan dengan percobaan warna tertentu selama beberapa hari sampai Sobat yakin dengan warna tersebut. Jika sudah yakin Sobat bisa mengecat keseluruhan ruangan dengan warna itu. Namun bila kurang yakin, Sobat bisa menggantinya dengan warna yang lain.

 

Sobat mungkin ingin menggunakan warna yang berbeda antara dapur dan kamar tidur, tapi sebenarnya lebih baik jika seluruh ruangan dihubungkan dengan warna yang sama. Pilih skema warna yang paling pas, kemudian gunakan warna itu untuk berbagai ruangan, untuk furnishings Sobat juga dapat menggunakan 1 warna yang sama. Bayangkan sebuah ruangan akan terkesan penuh jika warna dinding, sofa, lemari, rak tidak dengan 1 tema.