Reading Time: 4 minutes
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
factory-adelaide-south-australia-history-aerodrome9
Sumber: http://www.weekendnotes.com

Atap rumah bukanlah sekedar sarana untuk bernaung. Bentuk atap rumah sangat mempengaruhi sirkulasi udara dan kenyamanan siapa saja yang berada di bawahnya. Meski bentuk atap rumah dapat menambah nilai keindahan rumah kita, namun bentuk atap yang kita pilih sebaiknya menyesuaikan kondisi di sekitar rumah itu didirikan.

Ada berbagai bentuk atap yang umum digunakan masyarakat. Jika Sobat sedang berencana membangun atau merenovasi rumah, inspirasi di bawah ini akan membantu menentukan pilihan bentuk atap yang sesuai dengan kondisi dan budget Sobat.

1. Atap datar

Sumber: wp.com
Sumber: wp.com

Model atap yang paling sederhana adalah atap berbentuk datar atau rata. Atap datar biasanya digunakan untuk bangunan/rumah bertingkat, balkon yang bahannya bisa dibuat dari beton bertulang, untuk teras bahannya dari asbes maupun seng yang tebal. Agar air hujan yang tertampung bisa mengalir, maka atap dibuat miring ke salah satu sisi dengan kemiringan yang cukup.

Modelnya bidang datar memanjang horizontal biasanya dipakai untuk atap teras. Atau bahkan digunakan untuk membuat taman di atas rumah. Atap bentuk ini paling susah perawatannya terutama dalam masalah mendeteksi kebocoran. Yang perlu diperhatikan dalam merencana atap ini adalah memperhitungkan ruang sirkulasi udara di bawahnya supaya suhu ruangan tidak terlalu panas.

2. Atap sandar

Sumber: http://rumahminimalismedia.com
Sumber: http://rumahminimalismedia.com

Model atap sengkuap biasa digunakan untuk bangunan-bangunan tambahan misalnya; selasar atau emperan, namun sekarang atap model ini juga dipakai untuk rumah-rumah modern. Beberapa arsitek mengadopsi model atap ini kemudian menggabungkannya dengan atap model pelana.

3. Atap pelana

Sumber: http://konstruksirumah.com/
Sumber: http://konstruksirumah.com/

Bentuk atap ini cukup sederhana, karena itu banyak dipakai untuk bangun-bangunan atau rumah di masyarakat kita. Bidang atap teridiri dari dua sisi yang bertemu pada satu garis pertemuan yang disebut bubungan. Atap ini merupakan bentuk atap rumah yang dianggap paling aman karena pemeliharaannya mudah dalam hal mendeteksi apabila terjadi kebocoran. Atap pelana terdiri atas dua bidang miring yang ujung atasnya bertemu pada satu garis lurus yang biasa kita sebut bubungan. Sudut kemiringan antara 30 sampai dengan 45 derajat.

4. Atap tenda

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Model atap tenda dipasang pada bangunan yang panjangnya sama dengan lebarnya, sehingga kemiringan bidang atap sama. Bentuk atap tenda terdiri dari empat bidang atap yang bertemu disatu titik puncak, pertemuan bidang atap yang miring adalah dibubungan miring yang disebut jurai.

5. Atap limas

Sumber: http://konstruksirumah.com/
Sumber: http://konstruksirumah.com/

Atap berbentuk limas terdiri dari empat bidang atap, dua bidang bertemu pada satu garis bubungan jurai dan dua bidang bertemu pada garis bubungan atas atau pada nook. Jika dilhat terdapat dua bidang berbentuk trapesium dan dua dua bidang berbentuk segitiga. Bentuk atap ini penyempurnaan dari bentuk atap pelana, yang terdiri atas dua bidang atap miring yang berbentuk trapezium. Dua bidang atapnya berbentuk segi tiga dengan kemiringan yang biasanya sama.

6. Atap Kombinasi Pelana+Perisai

Sumber: http://www.englertinc.com
Sumber: http://www.englertinc.com

Bentuk atap ini adalah kombinasi atau gabungan dari atap jenis pelana dan perisai (limasan). Ada yang juga menyebut jenis atap ini sebagai atap tenda patah atau atap joglo.

7. Atap Piramida

Sumber: www.ecobustas.lt
Sumber: www.ecobustas.lt

Model atap ini terdiri lebih dari empat bidang yang sama bentuknya. Bentuk denah bangunan dapat segi 5, segi 6, segi 8 dan seterusnya.

8. Atap Joglo

Sumber: http://www.rumahku.com
Sumber: http://www.rumahku.com

Model atap joglo hampir sama dengan atap limas tersusun sehingga atpnya seperti bertingkat. Atap ini banyak dibangun di daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

9. Atap Setengah Bola (Kubah)

Sumber: http://www.rumahku.com
Sumber: http://www.rumahku.com

Model atap berbentuk melengkung setengah bola. Atap ini banyak digunakan untuk bangunan masjid dan gereja.

10. Atap Gergaji

Sumber: http://www.weekendnotes.com
Sumber: http://www.weekendnotes.com

Model atap gergaji ini terdiri dari dua bidang atap yang tidak sama lerengnya. Model atap gergaji bisa digunakan untuk bangunan pabrik, gudang atau bengkel.