Reading Time: 3 minutes
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
7kbanjir-k18
Sumber: suaramerdeka.com

Setelah hujan lebat seharian, bukan tak mungkin akan ada genangan air yang melingkupi halaman rumah kita. Genangan air tersebut bisa terjadi dikarenakan rumah kita belum terpasang sistem drainase yang baik. Genangan air ini biasanya terbentuk di sekitar pondasi rumah. Genangan air ini meskipun tidak terlalu besar, dapat menimbulkan masalah yang serius. Bahkan, air yang menggenang ini bisa saja berukuran lebih besar hingga memasuki bagian dalam rumah kita. Yang lebih parah, genangan air ini bisa menyelinap hingga ke basement dan membuat basement menjadi becek. Akibatnya, ruang basement akan menjadi semakin lembap.

Genangan air yang terbentuk setelah hujan tak hanya menimbulkan masalah serius pada bangunan rumah. Tumbuhan-tumbuhan di sekitarnya yang terendam bisa juga seketika mati karena tidak tahan terendam air dalam jangka waktu yang lama. Untuk itu, sebaiknya masalah genangan air ini segera diatasi agar tak berlarut-larut.

Berdasarkan pengalaman, air yang tergenang ini merupakan bukti dari sistem drainase yang buruk. Drainase yang buruk bisa juga dikarenakan komposisi tanah yang kurang baik di sekitar rumah, kepadatan tanah yang berkurang, dan rumah berada di daerah dengan kemiringan yang tidak pas. Untuk itu, perlu dilakukan langkah-langkah di bawah ini untuk memperbaiki sistem drainase di rumah Sobat agar genangan air tak lagi terbentuk.

Bahan dan Peralatan yang Mesti Disiapkan:

– Rototiller
– Sekop
– Kompos
– Dedaunan kering
– Potongan – potongan kayu
– Potongan – potongan rumput
– Pasir
– Gypsum
– Bubuk kopi
– Abu
– Pupuk
– Jerami
– Batu kerikil

Langkah-Langkahnya:

1. Perbaiki komposisi tanah

Jika komposisi tanah di tempat Sobat tinggal sudah berkurang, maka sebaiknya perbaiki dulu komposisi tanah tersebut supaya dapat menyerap air dengan optimal. Pada dasarnya, tanah liat dan pasir adalah komponen utama pada tanah. Jika komposisi tanah liat terlalu besar, kecil kemungkinan bagi air untuk terserap lebih cepat dikarenakan tanah menjadi sedikit keras. Untuk itu, dengan menggunakan Rototiller, olah kembali tanah tersebut dan gali lubang sedalam 8 inch. Tambahkan material kompos setebal 3 hingga 4 inch pada tanah tersebut.
Material kompos ini juga bisa didapatkan dengan menambahkan material seperti daun-daun kering, potongan-potongan kayu, potongan rumput, pasir, gypsum, bubuk kopi, abu, pupuk kandang, dan jerami. Aduk-aduk bahan tersebut secara menyeluruh dengan tanah yang akan diperbaiki kualitas komposisinya. Biarkan selama beberapa hari sehingga material tersebut benar-benar terurai di dalam tanah dan menggemburkan tanah tersebut.

2.Perhatikan dan perbaiki kepadatan tanahnya

Selain komposisi tanah yang penting untuk diperhatikan, kepadatan tanah juga merupakan poin penting yang perlu diberikan perhatian khusus mengingat hal ini juga mempengaruhi kecepatan tanah dalam menyerap air. Kepadatan tanah ini juga bisa terjadi karena komposisi tanah liat pada lahan di sekitar rumah Sobat terlalu besar. Sama seperti poin di atas, kepadatan tanah juga bisa sedikit diuraikan dengan menambahkan beberapa macam bahan ke dalam tanah, seperti potongan-potongan kayu, abu, dan pasir.

3. Atasi masalah kemiringan tanah

Kemiringan tanah yang kurang tepat bisa mengakibatkan timbulnya genangan air yang terjebak karena sulit mengalir ke tempat yang lebih rendah. Maka dari itu, Sobat bisa membuat lereng / landaian di halaman sekitar rumah Sobat untuk mengalirkan air agar tidak tergenang di satu sisi. Pastikan bahwa landaian ini jauh dengan pondasi rumah, agar air tak melewati pondasi tersebut dan memasuki bagian basement. Pada permukaan tanah, gunakan humus yang terkenal akan kemampuannya menyerap air lebih baik. Menambahkan dinding penahan juga merupakan ide yang baik. Hal ini untuk mengantisipasi agar tanah-tanah yang baru ditambahkan tidak ikut longsor dan menumpuk di bagian dasar landaian.

4. Instal French Drain

Langkah terakhir yang mesti dilakukan untuk mengatasi genangan air ini adalah dengan menginstal sistem drainase French Drain di area yang sering terdapat genangan air. Sistem drainase ini sangat terkenal dan banyak dipakai di sebagai sistem drainase di gedung-gedung maupun di rumah-rumah. Namun, perhatikan bahwa Sobat harus memasang Ferench Drain ini dengan benar dan jangan sampai luberan air yang tertampung justru mengenai halaman tetangga di samping rumah.

Bila di jalan depan rumah Sobat sudah terdapat sistem drainase, Sobat bisa mengusahakan agar genangan air bisa langsung menuju ke jalanan. Buatlah parit di sekeliling rumah dengan kedalaman sekitar 6 hingga 8 inchi dan lebar 6 inchi. Jangan lupa, pada dasar parit letakkan kerikil. Kerikil ini dipilih karena relatif tahan terhadap arus air dan tidak akan larut terbawa air yang akan dialirkan. Usahakan agar parit berada pada kemiringan yang lebih rendah, terutama di area-area yang rawan tergenang air agar air dapat dikeluarkan secara maksimal.