Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
is-it-necessary-for-you-to-buy-an-air-purifier_do-air-purifiers-remove-odors_interior-design-tips-window-treatment-ideas-for-bedroom-loft-smaller-homes-girl-wall-bookshelves-r
Sumber: http://idolza.com

Berdasarkan penelitian dari lembaga pemerhati lingkungan Environmental Protection Agency (EPA), polusi udara merupakan satu dari 5 penyebab buruknya kondisi udara yang dapat berakibat pada menurunnya tingkat kesehatan masyarakat. Terlebih untuk kota-kota besar, di mana jumlah kendaraan terus bertambah dan mengakibatkan polusi udara yang terus meningkat akibat gas emisi dari kendaraan tersebut. Masalahnya, mungkin sebagian dari Sobat banyak yang tinggal di kota-kota besar dengan kualitas udara yang buruk.

Air purifier ini biasanya hadir bersamaan dengan perangkat AC. Tapi, ada juga air purifier yang dijual secara terpisah. Bila Sobat termasuk orang yang sangat peduli akan kesehatan, tak ada salahnya mencoba menerapkan penggunaan air purifier di rumah Sobat. Tapi, kenali dulu air purifier itu sendiri sebelum Sobat memutuskan untuk membelinya.

Apakah fungsi dari air purifier itu?

Fungsi dari air purifier itu sendiri sudah jelas, yakni menyaring dan membuang segala macam polutan yang ada pada udara di suatu ruangan. Polutan adalah elemen yang bisa menimbulkan polusi. Ada dua macam polutan yang biasa ditemui di udara, yakni yang berbentuk partikel mikroskopis dan berbentuk gas. Polutan yang berbentuk partikel mikroskopis misalnya debu, serbuk, spora jamur, virus, dan bakteri. Sedangkan polutan yang berupa gas misalnya bau dari cat, produk-produk pembersih, pestisida, bau gas, atau asap rokok. Untuk menangkal polutan-poultan tersebut, air purifier kerap dipasang di area yang banyak terdapat aktifitas, seperti di ruang kerja atau ruang keluarga. Namun, bisa juga Sobat menaruhnya di ruangan lain yang lebih spesifik.

Sumber: http://homesfeed.com
Sumber: http://homesfeed.com

Ada berapa macam tipe air purifier yang bisa kita jumpai di pasaran?

Secara umum, ada 2 jenis air purifier yang bisa kita dapatkan di pasaran. Tipe-tipe tersebut yakni, air purifier dengan filter mekanik dan filter elektronik. Meskipun berbeda, keduanya mampu membersihkan udara dari partikel-partikel secara ampuh. Filter pada penyaring udara mekanik mampu menjerat partikel yang ada di udara, kemudian dibuang di wadah penampung, dan jika telah penuh, maka isi dari wadah bisa dikeluarkan dan dibuang. Sedangkan pada filter elektronik, digunakan listrik statis untuk menangkap partikel yang ada di udara.

Untuk filter yang berfungsi menyaring polutan yang berupa gas, digunakan material yang mampu menyerap gas – gas tersebut. Ada juga tipe-tipe air purifier yang menghancurkan polutan dengan sinar ultraviolet, yakni UVGI (ultraviolet germicidal irridation) dan PCO (photocatalytic oxidation). Kedua jenis ini sama-sama menggunakan sinar UV untuk menghancurkan polutan. Untuk jenis air purifier yang lain beserta mekanismenya, akan kita bahas lebih lanjut di edisi berikutnya.

Sumber: http://magazine-mn.com
Sumber: http://magazine-mn.com

Apa manfaat penggunaan air purifier ini bagi kesehatan?

Orang-orang yang menderita alergi, terutama alergi yang berhubungan dengan debu atau partikel halus, mungkin akan merasa alerginya tidak mudah kambuh setelah memasang air purifier ini pada ruangan. Namun, itu semua kembali kepada sensitifitas masing-masing individu dan tingkat alerginya. Beberapa partikel dengan ukuran yang besar bisa saja tidak tersaring dengan baik, sehingga bagi penderita yang cukup sensitif, mungkin akan merasakan adanya alergen (zat yang membuat alergi).

Sumber: http://idolza.com
Sumber: http://idolza.com

Bagaimana membeli air purifier yang tidak boros dan tetap efisien?

Untuk memilih air purifier yang efisien, lihatlah rating pada filternya. Tingkat efisiensinya diukur dengan skala Minimum Efficiency Reporting Value ( MERV). Rating terendah adalah 1, dan tertinggi adalah 20. Semakin tinggi ratingnya, semakin baik kualitas penyaringan udaranya. Sehingga, bisa menyaring partikel yang berukuran kecil maupun besar.

Sumber: http://architectaria.com