Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
landscape-1498771691-exposed-brick-wall
http://www.countryliving.com/

Jika sobat Rooang menyukai desain hunian yang jujur  dan apa adanya, konsep industrial pasti dipilih. Mengapa? Karena konsep industrial mengedepankan prinsip kejujuran dan apa adanya dalam desainnya. Sehingga banyak sekalli menggunakan aplikasi bata ekspos di dalam desainnya. Tapi ternyata ada pro dan kontra jika sobat Rooang mengaplikasikan bata ekspos dalam desain hunian lho! Apa saja ya?

Pro

Dekoratif!

Menggunakan material bata ekspos adalah salah satu cara yang dekoratif, jika sobat Rooang ingin memberikan aksen pada sebuah hunian. Dan saat mengaplikasikannya pun cukup mudah dan praktis. Kesan rustic akan muncul jika sobat menambahkan elemen klasik di dalam desain interiornya. Namun jika sobat senang dengan benda-benda dari material logam, seperti besi dan baja maka kesan industrial akan muncul kuat di dalam interior hunian sobat!

Sumber : http://www.countryliving.com/
Sumber : http://www.countryliving.com/

Mengurangi biaya

Sumber : http://teknikarsitektur.com/
Sumber : http://teknikarsitektur.com/

Jika sobat Rooang memutuskan untuk menggunakan bata ekspos sebagai aplikasi finishing dinding hunian, tentu saja hal tersebut mampu untuk menekan dan mengurangi biaya pembelian material. Sobat tidak perlu lagi membeli lagi semen dan pasir untuk memplester dinding, karena memutuskan untuk mengekspos tampilan bata pada dinding. Dan juga tidak butuh untuk beli cat dinding, sobat!

Memiliki nilai estetika tinggi

Sumber : https://batamerahputih.wordpress.com/
Sumber : https://batamerahputih.wordpress.com/

Rumah-rumah yang interiornya tampil dengan menggunakan finishing bata ekspos, akan dinilai dan dipandang oleh orang lain sang pemilik rumah memiliki selera seni yang tinggi. Karena tidak mudah untuk menentukan tampilan interior yang polos, dan apa adanya tanpa finishing apapun!

Kontra

Butuh ekstra perawatan

Sumber : http://reenovation.blogspot.co.id/
Sumber : http://reenovation.blogspot.co.id/

Jangan dikira jika sobat memilih untuk mengaplikasikan bata ekspos, akan terebebas dari masalah perawatan. Karena yang sesungguhnya terjadi adalah sobat Rooang harus rajin untuk merawat si bata ekspos ini. Harus rajin-rajin untuk memberikan pelapis anti-bocor pada sela-sela bata untuk menghindarkan air hujan yang rembes masuk ke dalam ruangan.

Pemasangan butuh waktu lama

Sumber : http://architectaria.com/
Sumber : http://architectaria.com/

Dibutuhkan seorang yang ahli untuk memasang bata ekspos ini, sobat! Karena pemasangannya pun harus teliti dan rapi agar hasilnya bisa bagus, jadi tidak bisa sembarangan orang memasang! Sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Mudah ditumbuhi jamur dan lumut

Sumber : http://www.citragran.com/
Sumber : http://www.citragran.com/

Karena terbuat dari material yang organik dan alami, maka bata ekspos ini sangat rentan untuk ditumbuhi jamur dan lumut. Sehingga membutuhkan beberapa perawatan khusus untuk menghindarkannya dari jamur dan lumut.

Biaya perawatan lebih mahal

Sumber : http://architectaria.com/
Sumber : http://architectaria.com/

Memang jika menggunakan bata ekspos, sobat tidak perlu lagi membeli semen, pasir dan cat dinding. Namun setelah proses pemasangan bata ekspos selesai, perawatan untuk menjaga dan merawat si bata ekspos ini sangatlah ribet dan mahal karena harus membeli beberapa macam jenis pelapis yang berfungsi untuk melindungi material bata dari panas-hujan serta jamur dan lumut.

Lalu bagaimana dengan pendapat sobat Rooang?