Reading Time: 3 minutes
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5
Loading...
Sub-Zero-Built-In-Fridge
Sumber: decoist.com

Dari sekian banyak kitchen appliances yang ada di dapur Sobat, lemari es tentu menjadi salah satu appliances yang paling esensial. Selain karena memang ukurannya yang cukup besar dan mencolok, appliances ini sangat vital dalam membantu Sobat menyimpan bahan makanan segar agar dapat bertahan lebih lama. Namun, tahukah Sobat bahwa ada beberapa tipe atau jenis lemari es yang tersedia di pasaran?

Masing-masing tipe tentu memiliki kelemahan sekaligus kelebihan. Untuk itu, pelajari tipe lemari es di bawah ini agar Sobat bisa mengetahui mana tipe lemari es yang paling pas untuk Sobat pilih.

1. Top freezer

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Seperti namanya, lemari es tipe top freezer menempatkan freezernya di bagian paling atas, dengan lemari pendingin di bawah. Tipe ini tergolong tipe yang cukup tradisional dan konvensional. Tipe lemari es satu ini tergolong memiliki harga yang relatif lebih murah dibandingkan tipe lemari es yang lain. Selain itu, ukuran dari lemari es ini cukup bervariasi, dari mulai 30 hingga 33 inchi untuk lebarnya. Kapasitas penggunaanya pun bervariasi, dari mulai 20 hingga 22 kubik.

2. Bottom freezer

Sumber: geappliances.com
Sumber: geappliances.com

Lemari es dengan tipe bottom freezer merupakan variasi lain dari top freezer, dimana freezer ditempatkan di bagian bawah sedangkan refriegratornya berada di atasnya. Model lemari es seperti ini membantu kita meraih bahan makanan dengan mudah, karena letaknya sejajar dengan kita, sehingga kita tak perlu merundukkan badan untuk mengambilnya seperti pada model top freezer. Freezernya pun terkadang memiliki desain yang berbeda, ada yang dibuka dengan cara menariknya (seperti kita menarik laci), atau ada yang memiliki pintu kecil untuk membukanya.

3. Side by side

Sumber: agamarvel.com
Sumber: agamarvel.com

Lemari es dengan tipe side-by-side ini menempatkan refrigerator berada pada level yang sama dengan freezernya secara paralel. Masing-masing bagian memiliki pintu khusus yang dibuka dari bagian tengah lemari es. Meskipun berada pada level yang sama dan paralel, namun biasanya ukuran refriegratornya tetap lebih besar dibandingkan freezernya. Ukuran refrigerator untuk tipe side-by-side ini berkisar antara 26 hingga 30 pada lebarnya, dengan penggunaan area mencapai 26 kubik. Tipe ini juga biasanya berukuran lebih slim, alias sempit dan memanjang ke bawah, sehingga cukup sulit bagi kita untuk menempatkan bahan makanan dengan ukuran yang relatif lebar, seperti pizza dan kue tart.

4. French door

Sumber: www.thegoodguys.com.au/
Sumber: www.thegoodguys.com.au/

Lemari es tipe French door menggabungkan model bottom-freezer dengan side-by-side. Hal ini membuat harga lemari es model ini menjadi termahal di antara model-model lemari es lainnya. Lemari es ini juga disebut sebagai lemari es paling baik, unggulan di antara kelasnya. Ukurannya biasanya relatif cukup luas, dengan ruang yang luas pada bagian atas maupun bawah. Tak lupa juga terdapat fitur water dan ice dispenser pada salah satu pintunya.

5. Built-in and cabinet-sized

Sumber: decoist.com
Sumber: decoist.com

Tipe lemari es built-in and cabinet-sized didesain agar bisa menyatu dan melekat dengan dinding pada dapur. Tipe lemari es ini memiliki keunggulan, yakni tidak banyak memakan tempat dan akan membuat dapur menjadi lebih lapang. Namun kelemahannya, biasanya tipe lemari es ini kurang dapat menyimpan bahan makanan dalam jumlah yang banyak karena kapasitasnya yang terbatas. Tipe ini juga biasa hadir dalam model bottom freezer atau side-by-side, serta dibanderol dengan harga yang cukup mahal dibandingkan harga lemari es ukuran standar.

6. Refrigerator drawers

Sumber: geappliances.com
Sumber: geappliances.com

Refrigerator drawers adalah lemari es yang diinstal di bawah countertop/meja konter dan dibuka seperti halnya kita membuka laci. Refriegrator ini biasa digunakan untuk menyimpan bahan makanan yang tidak terlalu tahan lama, misal ikan atau daging segar. Tipe refrigerator ini juga cukup populer, terutama untuk digunakan pada dapur-dapur mewah. Biasanya lemari es ini lebih banyak digunakan pada acara-acara memasak. Sayangnya, refrigerator ini cukup boros energi dan tak dapat membekukan makanan.