Reading Time: 4 minutes
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
CONTRIBUTORArsitekturpedia 
SOURCEFurnizing
studio air putih
Sumber : ArchDaily

Studio desain arsitektur bernama ‘Studio Air Putih’ ini dibangun tahun 2011 ini berlokasi di area sub-urban, 12 mil dari barat Jakarta yaitu area Tangerang. Dengan luasan lahan sebesar 500 meter persegi, bangunan ini didesain oleh sang pemilik Studio Air Putih langsung yaitu Denny Gondo.

studio air putih
Sumber : ArchDaily
studio air putih
Sumber : ArchDaily

Memiliki desain yang unik dan mengutamakan keasrian alam, bangunan didirikan di antara pepohonan yang sudah tumbuh di area tersebut. Bangunan dengan material kaca di pelingkup dinding lantai dasarnya memberikan kesan bangunan panggung dan melayang. Di desain dengan grid 4 x 8 meter dengan menggunakan kolom baja pipih di titik penyangganya. Adapun jalan menuju ke area dalam bangunan dihiasi kolam besar yang merefleksikan area di sekitarnya. Teras kayu menjadi jalan penghubung bagian luar dan dalam bangunan.

studio air putih
Sumber : ArchDaily
studio air putih
Sumber : ArchDaily

Lantai dasar dari bangunan ini memang digunakan sebagai area aktivitas publik seperti menerima tamu, rapat, melakukan transaksi administrasi, dan bernegosiasi dengan klien ataupun supplier.

studio air putih
Sumber : ArchDaily
studio air putih
Sumber : ArchDaily
studio air putih
Sumber : ArchDaily

Pada ruang tamunya, terdapat void yang memberikan kesan lapang dan luas karena ketinggian atap yang tinggi. Dengan adanya pelingkup transparan tentunya tamu dapat melihat keadaan lingkungan sekitar dan membuat mereka merasa berada di rumah. Lantai dasar dengan desain garis yang jelas dan tidak banyak ornamen menjadikan ruangan publik ini terasa modern, praktikal, dan juga sesuai dengan fungsinya. Penggunaan material granit pada ruangan dilakukan untuk menambah kesejukan dalam ruangan. Adanya air kolam pun juga menambah kenyamanan suhu pada ruang bangunan ini.

studio air putih
Sumber : ArchDaily
studio air putih
Sumber : ArchDaily

Untuk menuju ruang di atasnya yang merupakan ruang kerja, tangga baja menjadi pilihan akses sirkulasi vertical di bangunan. Terlihat jelas bahwa lantai dua ini menunjukkan desain ruang yang bersih dan luas karena pemberian warna dominan putih yang menjadikan ruangan terasa besar.

studio air putih
Sumber : ArchDaily

Adapun furniture dan penutup lantai kayu berwarna krem menyatu sempurna dengan keseluruhan desain. Rak buku pun berada di samping bukaan void yang memberikan akses jalan setapak ketika akan mengambil atau meletakkan buku.

studio air putih
Sumber : ArchDaily
studio air putih
Sumber : ArchDaily

Jika kita melihat eksterior rumah, terdapat dua massa bangunan yang terpisah yang terhubung dengan koridor terbuka di lantai dasar. Massa yang lebih kecil tersebut digunakan sebagai area servis seperti dapur dan juga lavatory di lantai dasar. Sedangkan kamar pembantu di lantai atasnya.

studio air putih
Sumber : ArchDaily
studio air putih
Sumber : ArchDaily

Menilik kembali keunikan desain kantor alias studio air putih ini, jika lantai dasar menggunakan material dari kaca, berbeda dengan bagian atasnya yang menggunakan panel beton dilengkapi dengan adanya kantilever pada atapnya. Atap berkantilever tersebut membuat badan bangunan jadi terlihat menyatu dengan ukuran atap yang diperpanjang. Atap pun disokong oleh kolom eksterior yang juga diteruskan ke dalam kolam. Air kolam yang memantulkan bayangan bangunan menjadikan ruangan tampak terasa luas. Penggunaan kaca pada bangunan ini dilakukan untuk memaksimalkan penglihatan di sekitar area. Pemandangan lahan sebesar 500m2 yang mengililingi bangunan ini cukup asri. Massa studio mengikuti pola dari halamannya. Kedua massa bangunan didesain diantara pepohonan. Lanskap hijau pun diekspos oleh sang arsitek dari ruang studio.

2 COMMENTS