Reading Time: 3 minutes
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
SOURCEFurnizing
hasil karya sub architect
Sumber : dezeen

Rumah-rumah karya para arsitek lokal asli Indonesia tentunya juga tidak kalah kece dan unik, jika dibandingkan dengan karya arsitek dunia. Dengan menonjolkan konsep rumah yang tanggap terhadap lingkungan, banyak sekali hasil karya arsitek Indonesia yang unik dan menarik. Salah satu contohnya terlihat pada satu hasil karya SUB Architect berikut ini. SUB Architect mencoba mengaplikasikan aksen kantilever beton untuk hunian di lokasi padat penduduk. Apakah hasil karya SUB Architect ini berhasil, membuat sebuah karya arsitektur yang unik? Yuk, mari kita buktikan bersama-sama!

Hasil karya SUB Architect diberi nama ‘Trimmed reform house’

Trimmed Reform House adalah hasil karya SUB Architect ini berlokasi di kawasan penduduk kota Tangerang. Didesain dengan serangkaian ujung yang meramping untuk mempengaruhi tampak visualnya. Selain itu juga membantu untuk menyesuaikan dengan skala dan ketinggian rumah di sekitarnya.

hasil karya sub architect
Sumber : dezeen

Berada di bagian hook, rumah ini memiliki dua sisi yang berbeda dan saling menonjol satu sama lain. Pada bagian ujungnya didesain dengan halaman yang asri ditumbuhi rerumputan rendah. Muhammad Sagitha dan Wiyoga Nurdiansyah selaku arsitek dari rumah ini pun menjelaskan konsep merampingkan ujung bangunan ini disebut sebagai tightlacing. Tightlacing sendiri adalah hal yang dikenal di dalam dunia permodean, dimana korset digunakan untuk membentuk fisik seseorang terutama perut tampil lebih ramping.

Konsep rumah ini sangat unik, karena menggunakan kantilever beton

Menggunakan konsep tightlacing pada rumah ini dilakukan dengan cara memangkas ujung bangunan dan menerapkan desain atap datar pada rumah. Sehingga rumah ini pun akan memiliki tampilan yang slim dan juga sesuai dengan konteks lingkungan itu sendiri.

hasil karya sub architect
Sumber : dezeen
hasil karya sub architect
Sumber : dezeen

Rumah dua tingkat ini memiliki layout ruang lantai dasar berbentuk huruf U. Pada lantai dasar, halaman di tengah bangunan menjadi pusat lantai. Berbagai macam ruangan tersusun secara kompleks di dalam bangunan ini.

hasil karya sub architect
Sumber : dezeen
hasil karya sub architect
Sumber : dezeen

Sedangkan lantai di atasnya memiliki layout ruang bentukan bujursangkar yang overhang dari dinding di bawahnya sehingga lantai yang berada dibawahnya dapat ternaungi dengan baik. Adanya bentukan kantilever ini tentunya membuat air yang mengalir dari atas tidak akan mengenai area lantai dibawahnya.

hasil karya sub architect
Sumber : dezeen
hasil karya sub architect
Sumber : dezeen

Pendesainan kantilever tersebut pun merupakan salah satu solusi untuk menghadapi iklim tropis di Indonesia, dimana air hujan diusahakan tidak akan memasuki rumah melalui jendela pada musim hujan. Kantilever ini pun juga berfungsi sebagai pembayang sinar matahari agar tidak masuk secara berlebihan ke dalam rumah.

hasil karya sub architect
Sumber : dezeen
hasil karya sub architect
Sumber : dezeen
hasil karya sub architect
Sumber : dezeen
hasil karya sub architect
Sumber : dezeen
hasil karya sub architect
Sumber : dezeen

Pendesainan halaman hijau yang luas dan pohon tanaman merupakan salah satu cara untuk memberikan batas ruang pada rumah tanpa harus memberikan pagar di sekeliling hunian. Karena adanya ruang terbuka di luar tersebut, sang arsitek pun memikirkan opsi terbaik untuk dilakukan seperti fasad bangunan yang dapat dibuka dan ditutup sehingga menampilkan sudut privasi yang bermacam pada rumah.

1 COMMENT