Reading Time: 4 minutes
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
pagar kayu
Sumber : Pinterest

Pagar yang tak terlalu tinggi cenderung akan lebih mudah untuk dibobol orang asing atau penjahat yang ingin memasuki rumah kita. Untuk itulah, dalam membangun pagar rumah, perlu dipertimbangkan seberapa besar ukuran pagar yang akan kita pilih. Selain itu, hal yang tak kalah pentingnya adalah menentukan jenis bahan pagar itu sendiri, apakah kita akan membuat pagar dari kayu atau dari bahan logam. Masing-masing bahan tersebut tentu ada keuntungan dan kekurangannya. Apa sajakah itu? Mana yang lebih baik, pagar kayu atau pagar besi? Lantas, bahan apa yang terbaik untuk dipilih sebagai bahan pagar di rumah kita? Berikut ini keuntungan dan kelebihan dari pagar besi dan kayu.

Pagar kayu dan besi, jika dibandingkan dari jenis-jenis bahannya

Dari segi varian, baik pagar kayu maupun besi sama-sama memiliki varian yang beragam yang dapat dijadikan bahan pembuat pagar. Untuk kayu, Sobat bisa memilih jenis kayu cedar, cemara, kayu mahoni, kayu jati, atau bahkan bambu. Dari beberapa jenis di atas, maka bambu adalah bahan yang paling murah yang bisa kita aplikasikan sebagai pagar rumah kita. Selain itu, pagar bambu juga memiliki tampilan khas pedesaan karena banyak rumah-rumah di pedesaan menggunakan bahan bambu sebagai pilihan pagar rumah mereka. Hanya saja, bambu ini relatif rapuh dan bila tidak dibuat sebaik mungkin, orang luar bisa dengan mudah merusaknya dan memasuki rumah Sobat.

pagar kayu
Sumber : Fence and Gate Ideas
pagar kayu
Sumber : Woodz
pagar kayu
Sumber : bethhartdesigns.blogspot

Sedangkan untuk pagar yang berbahan logam, maka logam-logam seperti alumunium dan besi adalah logam yang paling sering digunakan. Alumunium mungkin logam yang paling murah yang bisa digunakan sebagai bahan pembuat pagar. Namun sama seperti bambu, alumunium juga tak sebaik besi atau logam lain dalam hal proteksi rumah.

Perbedaan soal perawatan, jadi pembeda yang paling terlihat

Bila lokasi rumah Sobat berada di iklim yang kering dan hangat, maka pagar berbahan kayu adalah pilihan yang paling tepat. Dalam kondisi iklim seperti itu, pagar kayu akan lebih mudah dalam segi perawatan. Namun, untuk daerah dengan iklim yang lembab dan curah hujan tinggi, tentu pagar berbahan dasar kayu bukanlah pilihan yang terbaik. Kondisi iklim semcam itu akan membuat kayu mudah rapuh sehingga Sobat harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk perawatan berkala.

pagar kayu
Sumber : effectcup

Baca juga : Cara Merawat Pagar Rumah Agar Tak Mudah Berkarat

Untuk pagar berbahan logam, maka Sobat bisa memilih besi. Namun, dalam lingkungan yang lembab dan curah hujan tinggi, pagar besi akan mudah berkarat. Untuk itu, Sobat perlu melakukan perawatan berkala dengan melapisinya menggunakan cat anti karat.

Penampilan pagar biasanya menyesuaikan dengan desain

Untuk memberi kesan tradisional atau klasik pada rumah Sobat, maka pilihlah pagar kayu. Kayu dapat menguatkan kesan tradisional dalam rumah Sobat karena tekstur alaminya yang khas.

pagar kayu
Sumber : A AND A Fence & Concrete

Namun, untuk memberikan tampilan rumah yang modern bergaya Eropa atau Mediterania, maka gunakan logam sebagai bahan untuk membuat pagar rumah Sobat.

pagar kayu
Sumber : Cast Iron Railings, Gates and Fencing

Beda material, beda problem kerusakannya

Ketika pagar kayu rumah Sobat bermasalah, maka biasanya akan dengan mudah diatasi dan diperbaiki dengan peralatan rumah tangga biasa. Hal ini tentu berbeda dengan pagar besi. Pagar dari besi akan lebih sulit untuk diperbaiki dan biasanya akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperbaikinya. Peralatan yang digunakan untuk memperbaiki pagar ini pun biasanya bukan peralatan biasa yang mudah ditemui. Terkadang, kita juga membutuhkan teknisi atau tukang untuk memperbaikinya.

Soal keamanan dan privasi

Dari tingkat keamanan, pagar besi biasanya lebih memberikan tingkat kemanan yang lebih tinggi karena bahannya yang lebih kuat. Namun dalam hal privasi, pagar besi biasanya dibuat berongga, sehingga memungkinkan bagian rumah masih dapat terlihat dari luar.

pagar kayu
Sumber : antarti
pagar kayu
Sumber : dakotafence

Sehingga, tingkat privasinya cenderung kurang. Berbeda dari pagar besi, pagar kayu bisanya dibuat tanpa rongga, sehingga menciptakan kesan tertutup dengan tingkat privasi yang tinggi.