Reading Time: 3 minutes
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
Loading...
CONTRIBUTORVeronica - Interior Architecture Universitas Ciputra
green design
Sumber : Veronica

Tidak banyak memang penerapan green design untuk sebuah kafe atau restoran. Namun bukan berarti konsep desain hijau yang sustainable tersebut tidak bisa digunakan, Sobat. Karena nyatanya, green design itu bagus banget untuk keberlangsungan sebuah bangunan di era sekarang. Kok bisa begitu sih? Atas dasar apa, bilang konsep hijau bisa bagus banget buat restoran atau kafe? Karena ada karya menarik yang bakalan diulas sama Rooang berikut ini nih, disimak yuk!

Green design dalam sebuah konsep interior kafe

Projek desain interior kafe dengan konsep green design ini diberi nama ‘MONKEY CAFE’ Sobat Rooang. Sang arsitek sekaligus desainernya yang bernama VRO Inarchi Studio sengaja memilih konsep hijau ini, dengan pertimbangan demi menjaga kelestarian dan perilaku ramah lingkungan yang semakin hari semakin memprihatinkan.

green design
Sumber : Veronica

Tentu saja VRO Inarchi Studio tidak sembarangan dalam membuat desain rancangan, sebab mereka adalah perusahaan konsultan desain arsitektur interior yang memiliki profesionalisme dalam bekerja dengan penerapan value green design berdasarkan parameter GBCI (Green Building Council Indonesia) dan fleksibel dalam mendesain. Jadi sudah bisa dipastikan jika ‘MONKEY CAFE’ akan menjadi hasil karya arsitektur yang mengesankan dan menawan!

Bentuk desain arsitektur hijau untuk kafe, seperti apa sih…

Desain arsitektur interior kafe yang didesain oleh VRO Inarchi Studio sengaja mengangkat konsep ramah lingkungan dengan penerapan green design berdasarkan parameter Green Building Council Indonesia (GBCI).

green design
Sumber : Veronica

Dengan mengaplikasikan banyak shading alias secondary skin yang berada di area depan bangunan kafe. Selain itu juga diciptakan kolam dan ditanam beberapa pohon sebagai barrier untuk melindungi bangunan. Dan disiapkan juga tanaman ivy yang digantung untuk mempermanis area entrance pada kafe.

green design
Sumber : Veronica

Selain itu terdapat  dinding transparan dan bukaan yang cukup besar di dalam kafe ini, demi menjaga kesinambungan area outdoor dan indoor. Dan meski mengusung konsep arsitektur hijau, kesan maskulin khas gaya industrial coba dihadirkan dengan penggunaan besi WF dan material ekspos demi memberi aksen dalam kafe ini. Ditunjang dengan bohlam berwarna kuning semakin menambah kesan dramatis dan estetis nuansa di dalam kafe.

Meski berkonsep ramah lingkungan, kesan playful tetap terlihat

Konsep desain arsitektur hijau yang selalu terkesan formal atau serius, nyatanya bisa diimbangi dengan aksen playful Sobat Rooang! Soalnya ada beberapa aksesoris cutting kera khususnya pada elemen dinding kafe, yang memberikan nuansa playful khas kafe zaman now nih!

green design
Sumber : Veronica

Warna buah pisang yang cerah berpadu manis dengan konsep green terlihat pada elemen lantai dengan penggunaan reclaimed wood dan concrete. Apalagi desain model furniture di dalam kafe dibuat asimetris dan fleksibel, supaya bisa match dengan aksen buah pisang yang ada di area dinding kafe.

green design
Sumber : Veronica
green design
Sumber : Veronica

Sang desainer sengaja menerapkan tata ruang kafe yang menganalogikan anatomi dari sebuah pohon. Kemudian mendesain konsep pembagian area sesuai dari kebiasaan seekor kera, Sobat! Sehingga di area makan terbagi jadi dua konsep yaitu, ada area individu dan berkelompok yang fokus pada tamu yang datang bersama-sama keluarga atau kerabat.

green design
Sumber : Veronica

Meski begitu penerapan arsitektur hijau tetap terasa kuat di kafe ini berkat kehadiran greenwall dan juga salah satu fitur recycle plain bars dengan box berisikan tanaman indoor yang dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruang.